Senin, 10 Januari 2011

K.H Abdurrahman wahid (Gus Dur)



Riwayat singkat
K.H Abdurrahman Wahid atau yang kerab di sapa Gus Dur ini bukan nama asing bagi bangsa Indonesia. Sikapnya yang demokratis dan Humanis, melekatkan kesan yang mendalam bagi sebagian besar masyarakat.
Gus Dur lahir di Jombang, jawa timur, 7 september 1940 wafat di Jakarta 30 Desember 2009 pada umur 69 Tahun, adalah tokoh muslim Indonesia dan pemimpin polotik yang menjadi presiden Indonesia keempat dari tahun 1999 sampai 2001.
Gus dur lahir dengan nama Abdurrahman Addakhil. Addakhil berarti  “sang penakluk”, Addakhil tidak cukup dikenal dan diganti dengan wahid, dan kemudian diganti dengan Gus Dur. Gus adalah panggilan khas pesantren kepada anak kiai yang berarti abang.

Kehidupan Awal
Gus dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Gus dur lahir dalam keluarga yang sangat terhormat dalam komunitas muslim di jawa timur. Kakek dari ayah nya adalah K.H Hasyim asyari, Pendiri Nahdlatul Ulama (NU). Sementara kakek dari ibunya, K.H Bisri syansuri, adalah pengajar pertama kelas perempuan di pesantren. Ayah gus dur K.H Wahid hasyim terlibat pada gerakan nasionalis dan merupakan mentri pertama pada tahun 1949. Ibu nya Ny, Hj sholehah adalah putri pendiri pondo pesantren Denanyar Jombang.
Secara terbuka Gus dur pernah mengatakan bahwa dirinya memiliki dara tionghoa. Gus dur mengaku bahwa dia adalah keturunan TAN kim HAN yang menikah dengan Tan A Lok, saudara kandung Raden Patah, pendiri kesultanan demak.
Sejak kecil Gus dur bercita-cita ingin menjadi Tentara. Namun sayang cita-citanya kandas di umurnya ke 14, karena gus dur harus menggunakan kacama minus akibat kegemarannya membaca.

Asmara dan keluarga
Gus dur adalah manusia biasa dengan peri kehidupan sebagaimana manusia lainya, di juga pernah jatuh cinta. Gus dur juga memilih keluarga yang harmonis, yang dibangun dengan dasar-dasar keislaman, demokrasi dan humanism.
Model asmara gus dur agak berbeda dengan remaja seusianya saat itu. Gus dur meminta kepada kakenya untuk melamarkan gadis pujaannya. Saat ia berada di luar negri. Gadis yang diincar gus dur tidak lain adalah mantan murid nya ketika gus dur mengajar di pondok pesantren tambak beras, jombang. Bahkan tidak hanya itu gus dur meminta tolong kepada kakeknya untuk naik ke pelaminan.
Gadis itu bernama Sinta Nuriyah, putri Haji Abdul syukur pedagang daging terkenal. Seorang gadis yang memang sebelum gus dur pergi ke mesir telah dipesan oleh orang tua gadis itu untuk menikahinya. Namun uniknya sejak saat itu ia tidak pernah ketemu lagi dengan gadis itu, mereka berkomunikasi hanya dengan surat menyurat. Dan ternyata gus dur menikah dengan cara yang unik pula.
Nikah jarak jauh (konon melalui telepon) itu berlangsung di Tambak beras, pada tanggal 11 juli 1968. Sebagai wakil dan pengantin laki-laki adalah kiai Bisri Kansuri. Perkawinan unik dan langka ini membuat suasana geger para tamu undangan. Bagaimana tidak pengantin laki-lakinya adalah seorang yang sudah tua.
Namun kesalah pahaman tersebut menghilang setelah pada tanggal 11 September 1971, gus dur-nuriyah melangsungkan pesta perkawinan mereka. Dan dari perkawinan itu, pasangan ini menghasilkan 4 orang anak. Mereka adalah Alissa munawwarah, Arifah, Chayatunufus dan Inayah.

Bukan Gus Dur kalu nggak nyeleneh
Sebagian orang menganggap Gus dur sebagai tokoh dengan ide controversial dan mengejutkan, bahkan melawan arus. Kiai yang pernah mengenyam pendidikan di al-azhar mesir itu pernah mengejutkan public saat member kata pengantar buku humor mati ketawa cara rusia. Kiai itu juga mengagetkan masyarakat saat menjadi komentator sepak bola atau mengkritik fil. Setiap kali di kritik, dia juga tangkas mengatakan “Gitu aja kok repot???”. Dia juga punya ide orisinal, meski saat itu di anggap tak lazim. Berikut adalah sejumlah sikap kontroversinya:
1.       Saat dirinya meninggalkan istana, ketika ia di lengserkan dari jabatan nya, Gus dur keluar istana dengan menggunakan KAOS OBLONG dan CELANA PENDEK
2.       Gus dur pernah menggagas mengganti assalamualaikum dengan selamat pagi, selamat malam
3.       Gus dur pernah menjadi sorotan ketika berkunjung ke Israel pada tahun 1994. Sepulang dari Israel ia menyarankan agar pemerintah membuka hubungan diplomatik dengan Negara tersebut.
4.       Gus dur menyambangi Soeharto setelah penguasa orde baru itu lengser. Padahal soeharto dan keluarga cendana sedang menjadi sorotan public. Gus dur pula yang menyarankan agar soeharto diadili, hartanya disita lalu dimaafkan. Lalu akhirnya untuk pertama kalinya, pada 30 agustus 2000 dilaksanakan pengadilan terhadap soeharto.
5.       Pada awal kepemimpinannya menjadi presiden, gus dur membubarkan departemen social dan departemen penerangan. Saat menjelaskan perihal pembubaran kedua kementrian tersebut di hadapan DPR, Gus dur melontakan komentar bahwa DPR tak ubahnya seperti anak TK.
6.       Pada april 2000, Gus dur memecat mentri Mentri Negara Perindustrian dan Perdagangan Jusuf Kalla serta mentri BUMN Laksamana Sukardi. Alasannya, keduanya terlibat dalam kasus korupsi, meskipun Gus Dur tidak pernah memberikan bukti yang kuat.
7.       Gus dur mengubah keangkeran istana dengan cara menerima kiai NU yang hanya memakai sarung dan sandal. Bahkan suatu ketika ia pernah mengenakan celana pendek di dalam istana Negara.
8.       Ancaman dekrit pembubaran parlemen adalah kontroversi terakhir Gus dur di masa pemerintahannya sebagai presiden. Dia tak ingin kedudukannya di lengserkan sebelum masa jabatannya berakhir.
9.       Pernyataan bahwa islam tidak memiliki konsep yang baku tentang Negara
10.   Menentang pelarangan buku the satanic Verses (ayat-ayat setan) karya salman rushdie
11.   Menentang pembredelan tabloid monitor yang dianggap menghina Nabi Muhamad SAW.
12.   Menolak bergabung dengan ICMI yang proses berdirinya di pelipori oleh pemerintah
13.   Bergabung dengan CSIS yang dianggap sebagai pemberangusaan kekuatan islam di masa orde baru
14.   Menuding (dengan menggunakan inisial) terhadap tokoh-tokoh yang dianggap sebagai pemicu kerusuhan di ambon, serta kasus pembantaian dukun santet dan isu ninja di Banyu wangi.
dan sebagainya.


Pendidikan
1957-1959            : Pesantren Tegalrejo,magelang, jawa tengah Indonesia
1959-1963            :pesantren tambak beras Jombang Jawa timur, Indonesia
1964-1966            : Al Azhar University, Cairo, Mesir fakultas Syari’ah
1966-1970            : Universitas Baghdad, Irak Fakultas Adab Jurusan sastra Arab

Jabatan
1972-1974            : Dosen dan dekan Fakultas Ushuludin Universitas Hasyim ashari jombang.
1974-1980            : Sekertaris umum pesantren tebu ireng
1980-1984            : Katib awwal PBNU
1984-2000            : Ketua dewan tanfidz NU
1987-1992            : Ketua Majelis Ulama Indonesia
1989-1993            : Anggota Majelis permusyawaratan Rakyat
1999-2001            : Presiden Republik Indonesia
1998-2009            : Rektor universitas darul ulum, Jombang jawa timur
2000-2009            : Pengurus besar NU Indonesia
2004-2009            : The Wahid institute, Indonesia Pendiri
1998-2009            : ketua dewan Syura DPP PKB, Indonesia.

Kata pak Gus dur
1.       DPR kok seperti anak TK
2.       Gitu aja kok repot.
3.       Kalu dulu saya mengatakan DPR TK, sekarang malah Playgroup.
4.       Kemajemukan harus bias diterima, tanpa ada perbedaan
5.       Tidak boleh lagi ada perbedaan kepada setiap warga Indonesia berdasarkan AGAMA, BAHASA, IDEOLOGI SERTA KEBUDAYAAN.
6.       Kalau sekarang ada yang menjelekkan nama Islam, mari kita didik agar membawa nama islam yang damai.
7.       Seoalah-olah islam diwakili oleh mereka yang keras-keras, itu tidak benar.
8.       Di Indonesia sudah tidak ada teroris lagi, karena semua teroris sudah menjadi mentri.
Saat membahas tentang teroris di Indonesia dengan aksi ledakan bom
9.       Jadinya kita menjadi bangsa yang jadi bahan tertawaan orang. Masa Timor leste yang kayak itu saja mereka bias mempermainkan kita.
10.   Kita ini celaka. 70 persen tanah air kita laut, masa garam saja impor. Kalau bodoh sih nggak apa-apa, tapi kalau di sengaja kok bodoh. Saya tahu impor setiap satu ton dapat 10 dolar, jadi impor itu hanya menguntungkan yang impor saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar